🔥 FireSense DSS — Kalimantan Selatan
200m Grid · MODIS · Landsat 8/9 · CHIRPS · ERA5 · CAMS · NASA FIRMS
MODIS
Landsat
CHIRPS
Drone: —
Lapangan: —
Hotspot: —
🛡️ Sistem Aktif
L1 Satelit
Update terakhir: —
📊 FSDS per Kabupaten — Level 1
🌡️ Komponen Dominan
🌿 Kondisi Lahan
NDMI / NDVI
-0.22
LST (°C)
36.0
CHIRPS (mm/bln)
80
TMA gambut (cm)
-65
💨 Meteorologi & Gas
Angin (km/j)
18
CO₂ (ppm)
480
Risiko drone (0–100)
55
Kelembapan RH (%)
55
📊 Skor Komponen Saat Ini
⚖️ Bobot per Level DSS
KomponenL1L2L3
NDMI/NDVI25%18%12%
LST25%18%12%
CHIRPS15%10%8%
TMA gambut15%10%8%
Angin10%8%8%
CO₂10%8%8%
Drone risk28%20%
RH8%
📊 FSDS per Level DSS
🔥 Distribusi Risiko
🍩 Distribusi Tipe Lahan
🕸️ Radar Komponen
🔬 Skor Komponen Detail
📈 Radar Komponen Terpilih
Lihat tab 📊 Grafik untuk radar chart
🛰️ Satellite Layers
🏘️ Level Kecamatan
Data: —
Update via 🔄 Satelit
Risiko:
Kritis (≥85)
Bahaya (≥70)
Tinggi (≥50)
Sedang (≥30)
Rendah
🔴 Hotspot NASA FIRMS   🚁 Drone   📡 Lapangan SVG D3.js · Batas kabupaten aktual · Klik polygon untuk detail
📞 Kontak Darurat
BPBD Kalimantan Selatan: 112
Manggala Agni Kalsel: (0511) 123456
Posko Karhutla: (0511) 789012
BMKG Banjarmasin: (0511) 334455
📑 Data Lengkap Per Kabupaten
KabupatenTipeFSDSRisikoLevel NDMILSTCHIRPSAngin CO₂TMAHotspotTindakan
📅 Tanggal & Periode Pengambilan Data
Tanggal analisis
Periode satelit (mulai)
Periode satelit (akhir)
Tanggal laporan
🚁 Tanggal pengambilan data drone
📡 Tanggal pengambilan data lapangan
Nama operator / surveyor drone
Nama petugas lapangan
🛰️ Sumber Data Satelit (Level 1 — Google Earth Engine)
Semua data satelit diakses secara gratis melalui platform Google Earth Engine (GEE). Tidak diperlukan unduhan manual — komputasi berjalan di server cloud Google.
🚁 Sumber Data Drone (Level 2)
🚁 Data Penginderaan Jauh Drone (UAV)
Upload file CSV/Excel dari hasil terbang drone
⚫ Belum Upload
Tanggal terbang
Jumlah titik
Operator
Rata-rata risiko
Titik prioritas
Status
Format file yang diterima:
Kolom wajib: longitude latitude
Kolom opsional: nama_titik · lst_drone · ndmi_drone · risk_level
Format: .csv atau .xlsx (koordinat dalam WGS84 decimal degree)
📡 Sumber Data Lapangan (Level 3)
📡 Data Pengukuran Lapangan (In-Situ)
Upload hasil pengukuran sensor / survei lapangan
⚫ Belum Upload
Tanggal survei
Jumlah titik
Petugas
Parameter tersedia
Rata-rata CO₂
Rata-rata TMA
Format file yang diterima:
Kolom wajib: longitude latitude
Kolom opsional: nama_titik · co2 · tma_cm · kelembaban · kecepatan_angin_kmj · t_soil
Satuan: CO₂ (ppm) · TMA (cm, nilai negatif) · Angin (km/j) · RH (%)
🕐 Jadwal Update & Status Ketersediaan Data
Sumber / SatelitParameterGEE Collection Resolusi SpasialResolusi Temporal Update TerakhirPeriode DigunakanStatus
MODIS Terra/Aqua
NASA
NDVI, LST MODIS/061/MOD11A1 1 kmHarian 🟢 Tersedia
Landsat 8/9
USGS/NASA
NDMI, LST LANDSAT/LC08/C02/T1_L2 30 m8–16 hari 🟡 Delay 8–16 hari
CHIRPS
UCSB-CHG
Curah Hujan UCSB-CHG/CHIRPS/DAILY ~5 kmHarian (delay 3–5 hari) 🟢 Tersedia
ERA5-Land
ECMWF
Kecepatan Angin ECMWF/ERA5_LAND/HOURLY ~9 kmJam-an (delay 1–2 bln) 🟡 Delay bulanan
CAMS
ECMWF/Copernicus
Konsentrasi CO₂ ECMWF/CAMS/NRT ~40 kmHarian / Bulanan 🟡 Delay bulanan
NASA FIRMS
NASA LANCE
Hotspot Aktif API firms.modaps.eosdis.nasa.gov 375 m (VIIRS)3–6 jam (NRT) 🟡 Belum dimuat
Data Drone
Upload manual
LST, NDMI, Risiko Tergantung sensorPer misi terbang ⚫ Belum upload
Data Lapangan
Upload manual
CO₂, TMA, RH, Angin Titik pengukuranPer survei ⚫ Belum upload
🟢 Data tersedia real-time · 🟡 Data dengan delay · 🔴 Data tidak tersedia · ⚫ Belum diinput
🔗 Rantai Asal-Usul Data (Data Provenance)
Berikut alur lengkap dari sumber data mentah hingga skor FSDS yang ditampilkan:
📝 Metodologi & Keterbatasan
Catatan tambahan operator
📚 Sitasi & Referensi Data

🔬 Input Data IndeksKAR

Satelit · Drone · Lapangan · BMKG

🌿Dim. K — Ketahanan Gambut bobot 40%
NDMI
Sentinel-2
idx
TMA Gambut
sumur pantau
cm
Soil Moisture
lapangan
%
SPI-3 BMKG
kekeringan musiman
idx
SPI-6 BMKG
cadangan historis
idx
🌡️Dim. T — Tekanan Iklim bobot 35%
LST
MODIS/Landsat
°C
RH Udara
hygrometer
%
Hari Kering
tanpa hujan
hr
Angin
anemometer
km/h
Arah Angin
khas Kalsel!
Suhu Tanah
0–10 cm
°C
🔥Dim. P — Pemicu Aktif bobot 25%
Hotspot
NASA FIRMS
titik
Smoldering
drone termal
CO₂ Udara
lapangan
ppm
T. Permukaan
IR lapangan
°C
⚡ Konteks Makro (Pengali)
Status ENSO (BMKG/NOAA)
Fase Monsun Kalsel
Total multiplier: ×0.85
LEVEL KESIAPBAKAR
Input data & klik Analisis
Sistem pertahanan gambut — IndeksKAR Kalsel
🌿 K
🌡️ T
🔥 P
⚡ ×Mult
🌳
IndeksKAR Siap
Masukkan data tiga dimensi — Ketahanan Gambut, Tekanan Iklim, Pemicu Aktif — kemudian klik
🔥 Analisis IndeksKAR

IndeksKAR mengukur melemahnya ketahanan gambut
bukan sekadar risiko api sesaat.
Dikalibrasi khusus gambut tropis Kalsel.
Threshold: BNPB / Manggala Agni Kalsel.
📊 Status Indikator
🔴 Kritis
TMA Gambut
Normal
RH Udara
Normal
NDMI
Normal
SPI-3
Normal
🟡 Sekunder
LST (°C)
Normal
CO₂ (ppm)
Normal
Hari Kering
Normal
Hotspot
Normal
📋 Ambang Batas
⚠ TMA< -20 cm 🟠 TMA< -40 cm 🔴 TMA< -60 cm ⚠ RH< 70% ⚠ Kering≥ 7 hari 🟠 CO₂≥ 700 ppm 🔴 SPI-6< -1.5
🕐 Riwayat
Belum ada riwayat

🌿 Laporan Masyarakat

Community-based fire/incident reporting

Total: 0
🔥 Api: 0
⚠️ Kritis: 0
📍
Belum ada laporan
Klik + Tambah Laporan
untuk melapor kejadian dari masyarakat

📣 Laporan Baru dari Masyarakat

📷
Klik untuk tambah foto
JPG/PNG · Maks 10MB · Auto-compress
🔬 Field Activity Logger
0 records · 0 KB
Total: 0
Team: 0
Public: 0
🔥 Fire: 0
📍
No field records yet
Click + Tim to add scientific data
or + Publik to report an incident

🔬 New Team Field Record

Scientific field measurement · FireSense DSS South Kalimantan

📋 Basic Information
📡 GPS Location
⌨️ No coordinates yet
meters ± accuracy
meters above sea level
👥 Team & Personnel
🌡️ Meteorology
°C
%
km/h
hPa
km
mm/day
🧪 Gas & Air Quality
ppm (ambient ≈400)
ppm (normal <10)
μg/m³ (good <12)
μg/m³ (good <54)
🔥 Fire Behavior Parameters
meters
m/min
meters
hectares
Fine Fuel Moisture Code
Buildup Index
Fire Weather Index
🌿 Vegetation & Soil
Sentinel-2 field check
% (cured <30%)
cm (negative = below)
% volumetric
📷 Photo Evidence
preview
📷
Tap to add photo
JPG/PNG/HEIC · Max 10MB · Auto-compressed
📝 Notes & Condition Rating

❓ Petunjuk Penggunaan — FireSense DSS IndeksKAR

Panduan lengkap: IndeksKAR · Layer Satelit SVG · Laporan Masyarakat · FSDS

IndeksKAR (Indeks Kesiapbakar Gambut Kalimantan Selatan) adalah model DSS orisinal yang dikembangkan khusus untuk gambut tropis Kalsel — berbeda dari FWI (Canadian Fire Weather Index) yang dirancang untuk hutan boreal. IndeksKAR mengukur "seberapa jauh gambut sudah kehilangan kemampuan alaminya menahan api", bukan sekadar risiko api sesaat.

📐 Formula IndeksKAR
IndeksKAR = [ (K × 0.40) + (T × 0.35) + (P × 0.25) ] × Multiplier_ENSO × Multiplier_Monsun K = Ketahanan Gambut (40%) → kondisi intrinsik gambut T = Tekanan Iklim (35%) → beban lingkungan terhadap gambut P = Pemicu Aktif (25%) → sinyal awal pembakaran Skor K, T, P masing-masing dinormalisasi 0–100
🆚 Mengapa Bukan FWI Standar?
AspekFWI (Kanada)IndeksKAR (Kalsel)
EkosistemHutan boreal, tanah mineralGambut tropis, organik 0.5–15m
Dinamika apiCrown fire dari atasSubsurface smoldering dari bawah
Faktor ENSOTidak adaPengali eksplisit ×0.80–×1.50
Arah anginKecepatan sajaKecepatan + arah monsun khas Kalsel
Kekeringan historisTidak adaSPI-3 & SPI-6 BMKG
Parameter kritisAngin + RHTMA gambut + SPI (air dalam)
⚡ Multiplier ENSO & Monsun Kalsel
Status ENSO (dari BMKG/NOAA ONI)
StatusONIPengali
La Niña< -0.5×0.80
Normal-0.5 s/d +0.5×1.00
El Niño Lemah+0.5 s/d +1.0×1.15
El Niño Moderat+1.0 s/d +1.5×1.30
El Niño Kuat ⚠> +1.5×1.50
KARHUTLA besar 1997, 2015, 2019 → semua El Niño kuat
Fase Monsun Khas Kalsel
MonsunPeriodePengali
🟢 Barat LautDes–Mar (lembab)×0.85
🟡 TransisiApr–Mei, Okt–Nov×1.05
🟠 Tenggara ⚠Jun–Sep (Australia, KERING)×1.20
Angin tenggara menarik kelembaban dari gambut — paling berbahaya!
🌿 Dimensi K — Ketahanan Gambut (Bobot 40%)
Mengukur kondisi intrinsik gambut: seberapa lembab, berapa cadangan air, seberapa aktif vegetasi pelindung. Bobot tertinggi (40%) karena ini karakteristik unik gambut tropis yang paling menentukan.
NDMI — Normalized Difference Moisture Index
📡 Sumber: Sentinel-2 Band B8A & B4 · 20m resolusi
≥ 0.1: Normal (daun hijau & lembab)
0 s/d 0.1: Waspada (mulai kering)
-0.1 s/d 0: Siaga (kering sedang)
< -0.2: Darurat (sangat kering, mudah terbakar)
TMA — Tinggi Muka Air Gambut
📍 Sumber: Sumur Pantau KHDTK · Pengukuran langsung
> -20 cm: Normal (aman)
-20 s/d -40 cm: Waspada (mulai kritis)
-40 s/d -60 cm: Siaga (gambut terbuka)
< -60 cm: Darurat (subsurface fire risiko tinggi)
SPI-3 — Standardized Precipitation Index 3 bulan
📡 Sumber: BMKG Kalimantan Selatan · Update bulanan
> 0: Lebih basah dari normal historis
-1 s/d 0: Mendekati kering (waspada)
-2 s/d -1: Kering parah (anomali musiman)
< -2: Sangat kering (seperti 2015!)
SPI-6 — Standardized Precipitation Index 6 bulan
📡 Sumber: BMKG Kalimantan Selatan · Update bulanan
Mencerminkan cadangan air gambut dalam.
SPI-6 < -1.5 saat El Niño = kondisi paling berbahaya.
SPI-6 < -2: Gambut dalam sudah defisit berat
Soil Moisture — Kelembaban Tanah
📍 Sumber: Sensor volumetrik lapangan
> 60%: Lembab (aman)
40–60%: Sedang
25–40%: Kering (lapisan atas mulai terbakar)
< 25%: Sangat kering
💡
Tips: SPI-3 dan SPI-6 bisa diunduh dari website BMKG Kalsel atau diminta dari stasiun BMKG Banjarbaru. Update setiap bulan, masukkan ke form setiap awal bulan.
🛰️ TMA Estimasi via Satelit & Drone — Apakah Mungkin?

TMA tidak bisa diukur langsung dari satelit/drone, tetapi bisa diestimasi melalui pendekatan model hibrida yang menggabungkan proxy satelit dengan kalibrasi data lapangan. Pernyataan "tidak bisa sama sekali" adalah penyederhanaan yang terlalu jauh.

PendekatanDataAkurasi
SAR Backscatter (terbaik) Sentinel-1 C-band VV/VH R²=0.60–0.75 (±10–25 cm)
NDWI/NDMI + Regresi Sentinel-2 optik + field points R²=0.55–0.70
LiDAR Subsidence Drone DEM multi-temporal drone Tinggi (lokal)
ML Multi-source Fusion SAR + Optik + Hujan + DEM + Field R²=0.70–0.82

Referensi: Schlund et al. 2019; Vernimmen et al. 2020; Taufik et al. 2019; Page & Baird 2016

🔬
Dalam IndeksKAR, parameter TMA menggunakan pengukuran langsung sumur pantau sebagai nilai primer karena paling akurat. Ke depan, estimasi TMA via SAR Sentinel-1 dapat diintegrasikan sebagai TMA Estimasi dengan confidence flag yang lebih rendah — berguna untuk area tanpa sumur pantau.
🌡️ Dimensi T — Tekanan Iklim (Bobot 35%)
Mengukur beban tekanan dari lingkungan yang mempercepat kehilangan kelembaban gambut. Termasuk arah angin khas Kalsel yang tidak ada di model FWI standar.
LST — Land Surface Temperature
📡 Sumber: MODIS Terra/Aqua · 1km · Harian
< 35°C: Normal
35–40°C: Hangat (waspada)
40–45°C: Panas (gambut terancam)
> 45°C: Sangat panas (ignisi mudah)
RH — Kelembaban Udara Relatif
📍 Sumber: AWS Lapangan / Stasiun BMKG terdekat
> 70%: Normal (udara lembab)
60–70%: Waspada
50–60%: Kering (api mudah menyebar)
< 50%: Sangat kering (kondisi kritis)
Arah Angin Monsun — KHAS KALSEL!
📡 Sumber: BMKG / Anemometer lapangan
Barat Laut (Des–Mar): Angin dari laut, lembab → aman (×0.85)
Transisi (Apr, Okt): Tidak menentu → waspada (×1.05)
Tenggara (Jun–Sep): Dari Australia, KERING → berbahaya!
Angin SE menarik kelembaban + transport bara api (ember)
Hari Kering (Consecutive Dry Days)
📡 Sumber: CHIRPS / AWS lokal
< 7 hari: Normal
7–14 hari: Waspada (gambut mulai mengering)
14–21 hari: Siaga (intervensi diperlukan)
> 21 hari: Darurat (gambut sangat rentan)
🔥 Dimensi P — Pemicu Aktif (Bobot 25%)
Mengukur sinyal awal bahwa proses pembakaran sudah dimulai — baik dari satelit, drone, maupun pengukuran lapangan langsung. Berbeda dari K dan T yang bersifat prediktif, Dimensi P bersifat deteksi aktif.
Hotspot — NASA FIRMS
📡 MODIS/VIIRS · 375m–1km · 2× sehari · Near Real-Time
0 titik: Aman
1–2 titik: Waspada (monitor terus)
3–5 titik: Siaga (patroli segera)
> 5 titik: Darurat (posko aktif)
Smoldering — Drone Termal (FLIR)
🚁 Kamera termal drone · Bawah kanopi · On-demand
Deteksi api dalam gambut sebelum terlihat dari atas.
Lemah: Titik panas kecil, terisolasi
Kuat: Area smoldering > 0.5 Ha
Aktif: Pembakaran bawah permukaan luas
CO₂ Udara Lokal
📍 Gas analyzer portable · Lapangan
Meningkat mendahului asap yang terlihat.
< 500 ppm: Normal (ambient ~420 ppm)
500–700 ppm: Elevated (indikator awal)
700–1000 ppm: Tinggi (smoldering dekat)
> 1000 ppm: Pembakaran aktif
Suhu Permukaan Lapangan
📍 IR Thermometer · Lapangan langsung
< 35°C: Normal
35–40°C: Hangat (anomali)
40–45°C: Panas (dekat titik panas)
> 45°C: Sangat panas (api bawah permukaan)
📊 Output IndeksKAR — 4 Level Kesiapbakar
Terminologi sengaja berbeda dari sistem siaga umum. "Kolaps" bermakna sistem pertahanan gambut gagal — penekanan pada penyebab ekologis, bukan hanya kondisi sesaat.
🌳
Level 1 — TERKENDALI (Skor < 25%)
Semua/sebagian besar lapis pertahanan gambut masih utuh. Gambut masih mampu menahan ancaman api secara alami.
→ Pemantauan rutin · Patroli terjadwal · Update data DSS
⚠️
Level 2 — RENTAN (Skor 25–50%)
1–2 lapis pertahanan mulai melemah. Potensi eskalasi dalam 2–3 minggu jika tidak ada intervensi.
→ Tingkatkan patroli · Basahi kanal · Siagakan pompa · 50% Manggala Agni
🟠
Level 3 — KRITIS (Skor 50–75%)
3 lapis melemah signifikan. Mendekati titik tak balik — intervensi segera diperlukan.
→ Posko siaga 24 jam · 100% Manggala Agni · Koordinasi BPBD · Water bombing assessment
🔴
Level 4 — KOLAPS (Skor > 75%)
Semua lapis pertahanan gambut gagal. Gambut tidak dapat menahan api sendiri — DARURAT PENUH.
→ Lapor BNPB · Helikopter water bombing · Evakuasi zona merah · Satgas Nasional
🛰️ Layer Satelit SVG — Visualisasi Polygon per Kabupaten
Panel kanan atas di tab 🗺️ Peta SVG menampilkan 5 pilihan layer. Data diklasifikasikan sebelum dimasukkan ke aplikasi (dari GEE/QGIS) sehingga browser tetap ringan — tidak perlu download citra raster besar. Polygon SVG D3.js per kabupaten diwarnai sesuai kelas masing-masing parameter.
🔥 FSDS Risk (Default)
Model FSDS · Skor 0–100 · 5 level risiko
Warna menunjukkan level risiko kebakaran dari model FSDS yang menggabungkan semua parameter. Klik polygon untuk detail per kabupaten.
💧 NDMI — Kelembaban Vegetasi
Sentinel-2 B8A/B4 · 20m · Update 5–16 hari
Sangat Kering (< -0.3)
Kering (-0.3 s/d -0.1)
Normal (-0.1 s/d 0.1)
Lembab (0.1 s/d 0.3)
Sangat Lembab (> 0.3)
🌡️ LST — Suhu Permukaan Lahan
MODIS Terra/Aqua · 1km · Harian
Dingin (< 28°C)
Normal (28–33°C)
Hangat (33–38°C)
Panas (38–43°C)
Sangat Panas (> 43°C)
☁️ SPI-3 — Kekeringan Atmosfer
BMKG / CHIRPS · 5km · Update bulanan
Sangat Kering (< -2.0)
Kering (-2.0 s/d -1.0)
Normal (-1.0 s/d 0)
Basah (0 s/d 1.0)
Sangat Basah (> 1.0)
🌿 NDVI — Kerapatan Vegetasi
Sentinel-2 B8/B4 · 10m · Update 5–16 hari
5 kelas kerapatan hijau. NDVI rendah + NDMI rendah = bahan bakar kering berlimpah = risiko sangat tinggi.
📅 Data Freshness Badge
Indikator validitas data
< 7 hari: Valid untuk keputusan
7–14 hari: Gunakan dengan catatan
> 14 hari: Perlu diperbarui!
Update: proses di GEE/QGIS → upload GeoJSON baru
🌿 Laporan Masyarakat — Community Based Reporting
Fitur pelaporan insiden kebakaran dari masyarakat umum. Laporan otomatis muncul sebagai marker di peta interaktif dan tersimpan di perangkat (localStorage) tanpa perlu server.
🔥 Jenis Laporan
🔥 Kebakaran Aktif · 💨 Asap Tebal
🌫️ Smoldering (Api Dalam) · ⚠️ Kerusakan Lahan
🚫 Pembakaran Ilegal · 📌 Lainnya
📊 Tingkat Keparahan
🟢 Rendah: Api kecil/asap tipis
🟡 Sedang: Api/asap moderat
🟠 Tinggi: Api besar/asap tebal
🔴 Kritis: Darurat, butuh bantuan segera
📡 Cara Input Koordinat GPS
1. Klik tombol 📡 GPS untuk auto-capture lokasi perangkat
2. Atau ketik manual: -3.450000 (negatif = Selatan)
3. Longitude: 114.780000 (positif = Timur)
📤 Export Data
CSV: Buka di Excel/Spreadsheet
GeoJSON: Import langsung ke QGIS/ArcGIS
Foto tidak dimasukkan ke GeoJSON (file besar)
⚠️
Data tersimpan di browser (localStorage) — tidak dikirim ke server. Jika browser di-clear data, laporan hilang. Selalu export CSV/GeoJSON secara berkala untuk backup!
📋 Tabel Referensi Cepat — Ambang Batas IndeksKAR
ParameterSumber Normal Waspada Siaga Darurat
NDMISentinel-2 ≥ 0.10–0.1 -0.1–0< -0.2
TMA GambutSumur Pantau > -20 cm-20 ~ -40 cm -40 ~ -60 cm< -60 cm
SPI-3BMKG > 0-1 ~ 0 -2 ~ -1< -2
Soil MoistureLapangan > 60%40–60% 25–40%< 25%
LSTMODIS < 35°C35–40°C 40–45°C> 45°C
RH UdaraAWS/BMKG > 70%60–70% 50–60%< 50%
Hari KeringCHIRPS < 7 hr7–14 hr 14–21 hr> 21 hr
CO₂ UdaraGas Analyzer < 500 ppm500–700 700–1000> 1000
HotspotNASA FIRMS 01–2 3–5> 5
T. Tanah 0–10cmLapangan < 30°C30–35°C 35–40°C> 40°C
⌨️ Keyboard Shortcuts
Ctrl+Shift+K Buka tab IndeksKAR
Ctrl+Shift+C Buka panel Masyarakat
Ctrl+Shift+L Field Logger Tim
Ctrl+Shift+P Field Logger Publik
F1 Buka bantuan ini
Esc Tutup modal/panel
🗺️ Pendetilan per Kabupaten berbasis piksel · temporal-updating
🔥 IndeksKAR Detail —
Penyajian per piksel · logika temporal-updating (revisit satelit) · data simulasi pilot
🌳
0
Skor / 100
K · Kekeringan
40%
T · Cuaca Api
35%
P · Pemicu
25%
× Pengali
ENSO·Monsun
🗺️ Peta Piksel IndeksKAR
Level: Terkendali Rentan Kritis Kolaps grid analisis ~500 m · klik sel
Klik piksel pada peta
atau tekan "Rata-rata Wilayah"
📡 Kesegaran Data (temporal-updating)
🌐 Konteks Iklim (pengali)
Pengali mengikuti model IndeksKAR asli: total = (K·0,40 + T·0,35 + P·0,25) × ENSO × Monsun, dibatasi 100.
ℹ️ Catatan Piksel & Temporal
Tiap sel grid dihitung IndeksKAR memakai model & bobot yang sama dengan panel EWS utama. Sistem memakai data tersimpan selama umurnya masih di bawah jendela revisit tiap sensor (mis. Sentinel-2 ~5 hari); bila terlampaui barulah akuisisi baru dijalankan. Nilai pada pilot ini simulasi untuk demonstrasi.